57 Shares

TANGSEL |Moltoday.com – Politik Mahar tidaklah menyelesaikan suatu masalah bahkan akan menambah masalah, hal ini ditegaskan TB Sukendar Calon Walikota Tangsel dalam pertemuan silaturahmi dengan para Tokoh Masyarakat , Forum RW dan RT di Saung Tangsel Juara Perumahan Bumi Serpong Residence Buaran Serpong pada Selasa, 23 September 2019 malam.

Ianya juga menegaskan agar tidak ada Politik Mahar pada Pemilihan Walikota (Pilwali) Tangsel yang akan dilaksanakan mendatang.   
“Bila kita menginginkan Pemimpin Tangsel masa depan yang bersih dari korupsi, maka politik mahar partai politik harus ditiadakan, dikarenakan nantinya akan menjadikan beban biaya Calon Walikota dan akan berujung menjadikan peluang praktek koruptif tumbuh subur di Tangsel, “tegas Sukendar.

“Kita yakin bahwa pemilih di Tangsel sudah sangat cerdas dan kritis didalam memilih Calon Walikota yang benar memiliki kapabilitas dan kapasitas untuk membenahi Tangsel lebih baik dan berkelanjutan, bila nanti tetap ada Mahar Politik maka akan menambah panjang masalah,”tambahnya.
“Lanjut Sukendar, bila nanti Saya terpilih dalam.proses penjaringan bakal Calon Walikota Tangsel dari Parpol, maka Tangsel kedepan akan memiliki pemimpin yang bersih dari korupsi”.

Sukendar menjamin menindaklanjutkan apa yang menjadi keinginan Masyarakat Tangsel untuk perubahan Tangsel lebih baik, untuk kesejahteraan warga masyarakat Tangsel, disampaikannya pada pada giat silaturahmi tersebut.
Sikap Politik Mahar yang dipaksakan akan berakibat beban tersendiri bagi Calon Walikota dan berpeluang menambah daftar terjerat KPK,”Imbuh Sukendar yang sekaligus Tokoh penggiat anti Korupsi.

Pada kesempatan tersebut, Sukendar yang juga menjabat Ketua Umum BPI KPNPA RI mengajak Masyarakat Tangsel harus berani menolak politik mahar agar melahirkan Pemimpin yang bersih dan berintegritas. Dan upaya ini juga harus didukung penuh oleh semua pihak dimulai dari Paslon Walikota / Wakil Walikota, Partai Politik ,Timses,Masyarakat Pemilih, kita harus berani sebarkan pesan bahwa politik uang itu sudah usang, buang ke lubang, dan tidak bermartabat dan akan menambah sengsara bagi masyarakat serta akan menambah daftar Kepala Daerah yang akan di tangkap KPK nanti nya. TB Rahmad Sukendar meminta kepada setiap warga untuk dengan hati nurani nya bisa menjaga suara dan menolak iming2  dari paslon maupun Timses Walikota, karena politik uang dapat merusak persaudaraan, jangan dibudayakan, apalagi di budidayakan, ucap Sukendar yang selama ini terkenal pemburu koruptor, tentunya akan menolak Politik Uang dan pengabdian itu bukan harus dijalur birokrat atau politik namun bisa dari lain tempat.

%d blogger menyukai ini: